Sandi Janda
Kembang
CANDAAN
ringan bisa membuat suasana diskusi lebih cair. Itu
pula yang dilakukan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi saat
bertemu awak media. Temannya pun tak jauh dari Sandi.
“Sandi itu, kalau situasi damai, seolah
tidak ada artinya. Tapi, bisa di bayangkan dimedan tempur salah mengucap sandi,
sandi tembak,” ujar Djoko. Ceritanya, pada suatu hari saat Timor Timur masih
masuk dala wilayahIndonesia, ada sandi yang di sebarkan kepada penduduk
setempat. Sandinya adalah Janda Kembang. Jadi,
bila ada yang memanggil janda , yang
menjawab harus menjawab kembang. Bila
tidak, wajib hukumnya di tembak.
Suatu malam ada perempuan menyeberang di
tengah pasukan patroli. Perempuan itu pun di panggil janda. Pasukan sudah berancang-ancang
bila tidak menjawab sesuai sandi akan di tembak. “ Ternyata jawabannya begitu
berteriak janda (perempuan menjawab) iya…gitu…,” ujar Djoko di sertai tawa
hadirin. (jun?c7/oki)
Sumber : Jawa Pos
Edisi : Rabu 24 Januari 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar