Selasa, 13 Maret 2018

DJOKO SETIADI



Sandi Janda Kembang
 
CANDAAN ringan bisa membuat suasana diskusi lebih cair. Itu pula yang dilakukan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi saat bertemu awak media. Temannya pun tak jauh dari Sandi.


“Sandi itu, kalau situasi damai, seolah tidak ada artinya. Tapi, bisa di bayangkan dimedan tempur salah mengucap sandi, sandi tembak,” ujar Djoko. Ceritanya, pada suatu hari saat Timor Timur masih masuk dala wilayahIndonesia, ada sandi yang di sebarkan kepada penduduk setempat. Sandinya adalah Janda Kembang. Jadi, bila ada yang memanggil janda , yang menjawab harus menjawab kembang. Bila tidak, wajib hukumnya di tembak.

Suatu malam ada perempuan menyeberang di tengah pasukan patroli. Perempuan itu pun di panggil janda. Pasukan sudah berancang-ancang bila tidak menjawab sesuai sandi akan di tembak. “ Ternyata jawabannya begitu berteriak janda (perempuan menjawab) iya…gitu…,” ujar Djoko di sertai tawa hadirin. (jun?c7/oki)

Sumber  : Jawa Pos
Edisi        : Rabu 24 Januari 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar